BAHASA Bahasa Indonesia Sentra Edukasi
GEOGRAFI Geografi Sentra Edukasi
SEJARAH Sejarah Sentra Edukasi
FISIKA Fisika Sentra Edukasi
KIMIA Kimia Sentra Edukasi
MATEMATIKA Matematika Sentra Edukasi

Materi Elektro : Jembatan Hay

(X)

Jembatan Hay - Setelah kita bahas mengenai Jembatan Schering dan Jembatan Maxwell , akan sangat tidak lengkap apabila tidak saya cantumkan artikel mengenai Jembatan Hay, definisi dan cara kerja jembatan hay akan tertulis dinisi maupun setelah mempelajari jembatan-jembatan yang lain.

Jembatan Hay (untuk pengukuran induktansi) pada Gambar diatas berbeda dari Jembatan Maxwell yaitu mempunyai tahanan R1 yang seri dengan kapasitor standar C1 sebagai pengganti tahanan paralel. Dengan segera kelihatan bahwa pada sudut-sudut fasa yang besar, R1 akan mempunyai nilai yang sangat rendah. Dengan demikian rangkaian Hay lebih menyenangkan untuk pengukuran Q tinggi. Persamaan-persamaan setimbang juga diturunkan dengan memasukkan nilai irnpe-dansi lengan-lengan Jembatan ke dalam persamaan umum kesetimbangan Jembatan.

Pada rangkaian Gambar diatas kita peroleh bahwa :

Z1 = R1 – (J/wC1); Z2 = R2; Z3 = R3; ZX = RX + JwLX

Dengan memasukkan nilai-nilai ini ke dalam persamaan kesetimbangan diperoleh

R1 - ( j / ( wC1 ) )( Rx + jwLx ) = R2R3

yang akan berobah menjadi

R1Rx + Lx/C1 - jRx/wC1 + jwLxR1 = R2R3

Pemisahan bagian nyata dan bagian khayal menghasilkan

R1Rx + Lx/C1 = R2R3

Rx/wC1 = wLxR1

Kedua persamaan terakhir mengandung Lx dan Rx, dan kita harus menyelesaikan persamaan-persamaan ini secara simultan.

Semoga bermanfaat artikel mengenai Jembatan Hay ini ya.... Sumber : fisikainstrumentasiukm.files.wordpress.com

test

{ 2 Komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Test