Jembatan Hay - Setelah kita bahas mengenai Jembatan Schering dan Jembatan Maxwell , akan sangat tidak lengkap apabila tidak saya cantumkan artikel mengenai Jembatan Hay, definisi dan cara kerja jembatan hay akan tertulis dinisi maupun setelah mempelajari jembatan-jembatan yang lain.
Jembatan Hay (untuk pengukuran induktansi) pada Gambar diatas berbeda dari Jembatan Maxwell yaitu mempunyai tahanan R1 yang seri dengan kapasitor standar C1 sebagai pengganti tahanan paralel. Dengan segera kelihatan bahwa pada sudut-sudut fasa yang besar, R1 akan mempunyai nilai yang sangat rendah. Dengan demikian rangkaian Hay lebih menyenangkan untuk pengukuran Q tinggi. Persamaan-persamaan setimbang juga diturunkan dengan memasukkan nilai irnpe-dansi lengan-lengan Jembatan ke dalam persamaan umum kesetimbangan Jembatan.
Dengan memasukkan nilai-nilai ini ke dalam persamaan kesetimbangan diperoleh
yang akan berobah menjadi
Kedua persamaan terakhir mengandung Lx dan Rx, dan kita harus menyelesaikan persamaan-persamaan ini secara simultan.
Pada rangkaian Gambar diatas kita peroleh bahwa :
Z1 = R1 – (J/wC1); Z2 = R2; Z3 = R3; ZX = RX + JwLX
R1 - ( j / ( wC1 ) )( Rx + jwLx ) = R2R3
R1Rx + Lx/C1 - jRx/wC1 + jwLxR1 = R2R3
Pemisahan bagian nyata dan bagian khayal menghasilkan
R1Rx + Lx/C1 = R2R3
Rx/wC1 = wLxR1
Kedua persamaan terakhir mengandung Lx dan Rx, dan kita harus menyelesaikan persamaan-persamaan ini secara simultan.
Semoga bermanfaat artikel mengenai Jembatan Hay ini ya.... Sumber : fisikainstrumentasiukm.files.wordpress.com




{ 2 Komentar... read them below or add one }
thanks udah ngebantu pengerjaan praktikum gw :D:D
terima kasih, sangat bermanfaat bgt nih :D
Poskan Komentar